logo

Informasi Kesehatan

Artikel

Interaktif

Alat Kesehatan Digital

Artikel
Kesehatan
Tenaga Kesehatan
Fasilitas Kesehatan
Bioteknologi
Teknologi Kesehatan
Informasi Umum
logo

Memberikan solusi dan informasi terbaik untuk merawat kesehatanmu

0881-1998-854halo@rawat.id

Jelajah Informasi Kesehatan dan Alat Cek Kesehatan Digital Mandiri

Informasi Obat

Informasi Menu Diet

Informasi RS dan Klinik

Kalkulator BMI

Pengingat Minum Obat

Personal Health Record

Rencana Diet

Jelajah Artikel Berdasarkan Kategori

Kesehatan

Teknologi

Tenaga Kesehatan

Fasilitas Kesehatan

Informasi Umum

Bioteknologi

Tautan Lainnya

Panduan Pengguna RME

Lihat Fitur RME

Registrasi RME

Uji Coba RME

Sosial Media

Instagram

Tiktok

X/Twitter

Youtube

Privacy Policy•Terms of Service•About Us•Disclaimer

© 2026, Rawat ID. All rights reserved.

  1. Beranda
  2. >Artikel
  3. >Kesehatan
  4. >Bagaimana Mencegah Kanker Payudara
Kesehatan27 Juni 2026

Bagaimana Mencegah Kanker Payudara

Bagaimana Mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita di seluruh dunia. Berdasarkan data tahun 2022 yang dirilis oleh International Agency for Research on Cancer (IARC), kanker payudara menyumbang 16,2% dari total kasus kanker baru di Indonesia.

Artikel ini hadir untuk memahami langkah-langkah apa yang dapat dilakukan untuk mencegah atau menekan risiko terjadinya kanker payudara. Namun perlu dipahami, tidak ada cara yang 100% menjamin seseorang tidak akan terkena kanker payudara.

Banyak faktor risiko kanker payudara yang tidak dapat diubah, seperti genetik dan riwayat keluarga. Namun, penelitian ilmiah yang luas telah membuktikan bahwa modifikasi gaya hidup secara dapat menekan risiko, terutama pada kanker payudara yang berkaitan dengan hormon.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan mencegah dan menekan risiko kanker payudara:

Jaga Berat Badan yang Sehat

Obesitas, terutama setelah menopause, meningkatkan produksi estrogen dari jaringan lemak sehingga mendorong pertumbuhan sel kanker yang sensitif hormon.

Menjaga Indeks Massa Tubuh (IMT) dalam rentang normal (18,5–22,9 untuk standar Asia) adalah langkah pencegahan yang sangat penting. Penurunan berat badan juga terbukti mengurangi risiko, bahkan pada wanita yang sudah memiliki faktor risiko genetik.

Batasi atau Hindari Konsumsi Alkohol

Alkohol adalah salah satu faktor risiko Kanker Payudara yang paling konsisten didukung oleh bukti ilmiah. Risiko seseorang terkena Kanker Payudara meningkat bahkan pada konsumsi satu gelas per hari.

Mayo Clinic merekomendasikan agar wanita membatasi konsumsi tidak lebih dari satu minuman per hari dan lebih baik tidak minum sama sekali jika ingin meminimalkan risiko terkena Kanker Payudara.

Lakukan Olahraga Secara Rutin

Aktivitas fisik menengah selama minimal 150 menit per minggu seperti jalan cepat, berenang, bersepeda terbukti membantu menekan risiko Kanker Payudara melalui regulasi hormon, pengurangan peradangan dan pengelolaan berat badan.

Baca Juga :Bagaimana Metode Penyembuhan Ambeien?

American Institute for Cancer Research (AICR) dan American Cancer Society secara eksplisit mencantumkan aktivitas fisik rutin sebagai rekomendasi utama pencegahan kanker.

Jangan Hindari untuk Menyusui

Menyusui terutama selama 12 bulan atau lebih secara kumulatif dikaitkan dengan penurunan risiko terjadinya Kanker Payudara.

Lancet mempublikasikan reanalisis kolaboratif dari 47 studi epidemiologi yang melibatkan lebih dari 50.000 wanita dengan kanker payudara, yang menemukan bahwa setiap 12 bulan menyusui berkaitan dengan penurunan risiko relatif sebesar 4,3% dari terjadinya Kanker Payudara.

Hindari untuk Merokok

Merokok aktif maupun paparan asap rokok atau perokok pasif secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya Kanker Payudara. Manfaat berhenti merokok untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk kanker, sudah sangat mapan secara ilmiah.

Lebih Hati-Hari Dalam Terapi Hormon

Terapi hormon kombinasi seperti estrogen + progestin jangka panjang setelah menopause dapat meningkatkan risiko terjadinya Kanker Payudara.

Jika memerlukan terapi hormon untuk mengatasi gejala menopause, diskusikan secara terbuka dengan dokter tentang manfaat, risiko, dosis terkecil yang efektif, dan durasi terpendek yang diperlukan.

Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang

Diet tinggi lemak jenuh dan rendah serat dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya Kanker Payudara.

Sebaliknya, pola makan yang kaya buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan mendukung kesehatan secara keseluruhan dan dapat membantu menekan peradangan sistemik.

Baca Juga :Tanda dan Gejala Kamu Memiliki Batu Ginjal

Studi yang dikutip dari Breast Cancer Research Foundation (BCRF) menunjukkan asupan serat tinggi pada usia muda berhubungan dengan penurunan risiko terjadinya Kanker Payudara.

Kenali Risiko Anda dan Lakukan Skrining Lebih Awal Jika Perlu

Jika Anda memiliki anggota keluarga yang memiliki riwayat Kanker Payudara, konsultasikan faktor risiko Anda lebih dini dengan dokter.

Minta rekomendasi untuk melakukan tes genetik dan skrining kepada dokter. Panduan ACR merekomendasikan penilaian risiko sudah dilakukan pada usia 25 tahun untuk wanita yang masuk kategori berisiko tinggi.

Lakukan Deteksi Dini Secara Konsisten

Lakukan deteksi dini Kanker Payudara secara konsisten melalui metode SADARI, SADANIS dan Mamografi sesuai yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan.

Deteksi dini risiko adalah investasi terbaik untuk kesehatan payudara Anda. Kanker yang ditemukan lebih dini jauh lebih mudah diobati dengan dampak yang lebih minimal pada kualitas hidup.

Tags

Bagikan artikel

whatsapptwitterfacebooklinkedininstagram

Artikel terpopuler

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!

Kesehatan

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!...

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?

Kesehatan

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?...

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan Gejala

Kesehatan

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan...

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan Gejala

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?

Kesehatan

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?...

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?

CN
Penulis

dr. Iffah Rizqi Hasanah

"dr. Iffah adalah seorang dokter lulusan Universitas Bengkulu. Selain gemar menekuni perkembangan dunia kedokteran, dr. Iffah juga suka bereksperimen dengan resep-resep masakan sehat."

Artikel terkait
Tanda dan Gejala Kamu Memiliki Batu Ginjal

Kesehatan

Tanda dan Gejala Kamu Memiliki Batu Ginjal

Bagaimana Mencegah Kanker Payudara

Kesehatan

Bagaimana Mencegah Kanker Payudara

Mengenal Infeksi Saluran Kemih dan Penyebabnya

Kesehatan

Mengenal Infeksi Saluran Kemih dan Penyebabnya

Jenis-Jenis Batu Ginjal dan Penyebabnya

Kesehatan

Jenis-Jenis Batu Ginjal dan Penyebabnya

Bagaimana Metode Penyembuhan Ambeien?

Kesehatan

Bagaimana Metode Penyembuhan Ambeien?

Tanda-Tanda dan Gejala Flu Burung

Kesehatan

Tanda-Tanda dan Gejala Flu Burung