logo

Informasi Kesehatan

Artikel

Interaktif

Alat Kesehatan Digital

Artikel
Kesehatan
Tenaga Kesehatan
Fasilitas Kesehatan
Bioteknologi
Teknologi Kesehatan
Informasi Umum
logo

Memberikan solusi dan informasi terbaik untuk merawat kesehatanmu

0881-1998-854halo@rawat.id

Jelajah Informasi Kesehatan dan Alat Cek Kesehatan Digital Mandiri

Informasi Obat

Informasi Menu Diet

Informasi RS dan Klinik

Kalkulator BMI

Pengingat Minum Obat

Personal Health Record

Rencana Diet

Jelajah Artikel Berdasarkan Kategori

Kesehatan

Teknologi

Tenaga Kesehatan

Fasilitas Kesehatan

Informasi Umum

Bioteknologi

Tautan Lainnya

Panduan Pengguna RME

Lihat Fitur RME

Registrasi RME

Uji Coba RME

Sosial Media

Instagram

Tiktok

X/Twitter

Youtube

Privacy Policy•Terms of Service•About Us•Disclaimer

© 2026, Rawat ID. All rights reserved.

  1. Beranda
  2. >Artikel
  3. >Kesehatan
  4. >Mengenal Cacar Monyet (Mpox) dan Cara Penularannya
Kesehatan07 Juni 2026

Mengenal Cacar Monyet (Mpox) dan Cara Penularannya

Mengenal Cacar Monyet (Mpox) dan Cara Penularannya

Cacar Monyet atau Mpox adalah penyakit infeksi virus zoonosis, penyakit yang awalnya berasal dari hewan dan dapat menular ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh Monkeypox Virus (MPXV), sebuah virus yang masih satu keluarga dengan Virus Cacar (Variola).

Meski sama-sama disebut sebagai Cacar, namun virus ini berbeda dengan Cacar Air (Varicella).

Virus ini tidak hanya menginfeksi monyet, meski monyetlah yang pertama kali ditemukan terinfeksi pada 1958 di laboratorium penelitian Denmark, dari sinilah nama itu berasal.

Namun sebenarnya, reservoir utama virus ini di alam liar diduga adalah berbagai spesies hewan pengerat seperti tikus dan tupai tanah di Afrika Tengah dan Barat, bukan monyet.

Dua Varian (Klade) Utama Cacar Monyet atau Mpox

Virus Mpox terbagi menjadi dua varian atau klade (kelompok genetik) utama yang memiliki karakteristik berbeda:

  • •
    Klade I (Congo Basin Clade), tersebar di Afrika Tengah, terutama Republik Demokratik Kongo. Klade ini lebih virulen dengan tingkat kematian yang lebih tinggi (1–10%). Sub-varian Clade IB yang muncul sejak 2023 memiliki kemampuan penularan antar manusia yang lebih efisien dan menjadi dasar deklarasi darurat WHO pada 2024.
  • •
    Klade II (West African Clade), tersebar di Afrika Barat dan menjadi penyebab wabah global 2022. Klade IIB adalah sub-varian yang bertanggung jawab atas wabah tersebut. Tingkat kematian lebih rendah (0,1–0,3%) dibanding Klade I.

Monkeypox Virus (MPXV), Penyebab Cacar Monyet

Mpox disebabkan oleh Monkeypox Virus, yang memiliki karakteristik unik sebagai berikut:

  • •
    Virus DNA berukuran besar (200–250 nm), termasuk virus terbesar yang dapat menginfeksi manusia.
  • •
    Memiliki amplop lipid ganda yang membuatnya relatif mudah dinonaktifkan oleh sabun, detergen, dan desinfektan umum.
  • •
    Lebih stabil di lingkungan dibanding Virus Influenza, namun kurang stabil dibanding Bakteri Spora.
  • •
    Sangat mirip secara genetik dengan Virus Cacar, sehingga Vaksin Cacar (Smallpox) memberikan perlindungan silang sekitar 85% terhadap Mpox.

Baca Juga :Mengenal Batu Ginjal dan Penyebabnya?

Bagaimana Penularan Cacar Monyet dari Hewan ke Manusia (Zoonosis)

Penularan dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui:

  • •
    Kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, luka kulit, atau selaput lendir hewan yang terinfeksi dengan Mpox Virus.
  • •
    Gigitan atau cakaran hewan liar yang terinfeksi Mpox seperti tikus, tupai atau monyet.
  • •
    Memakan daging hewan liar yang terinfeksi yang tidak dimasak hingga matang sempurna.
  • •
    Menyentuh bahan-bahan yang terkontaminasi dari hewan yang terinfeksi seperti bedding, sarang atau kotoran.

Bagaimana Penularan Cacar Monyet dari Manusia ke Manusia

Berbeda dari TBC atau COVID-19, penularan Mpox antar manusia memerlukan kontak yang lebih dekat dan langsung. Jalur penularan yang telah terbukti secara ilmiah:

  • •
    Kontak langsung dengan lesi kulit atau ruam. Ini adalah jalur penularan utama. Menyentuh, mencium, atau melakukan kontak fisik intens, termasuk hubungan seksual, dengan ruam, keropeng, atau luka aktif penderita. Lesi aktif mengandung konsentrasi virus tertinggi.
  • •
    Kontak dengan cairan tubuh seperti cairan dari lesi (blister), darah, air liur, lendir tenggorokan, dan sekresi pernapasan penderita dapat menularkan virus. Kontak mata dengan cairan tubuh juga dapat berisiko.
  • •
    Paparan percikan atau droplet pernapasan, mungkin terjadi saat kontak dekat berkepanjangan dengan penderita yang memiliki lesi di mulut atau tenggorokan. Namun tidak seperti penularan airborne penyakit campak atau COVID, penularan Mpox dengan cara ini memerlukan kontak yang sangat dekat dan lama.
  • •
    Kontak dengan benda yang terkontaminasi (fomite) Mpox Virus seperti pakaian, handuk, sprei, atau peralatan yang telah bersentuhan dengan ruam atau cairan tubuh penderita.
  • •
    Penularan dari ibu ke janin, virus dapat melewati plasenta dan menyebabkan Mpox kongenital pada bayi baru lahir.

Wabah global 2022 menunjukkan bahwa Cacar Monyet dapat menyebar secara efisien melalui jaringan kontak seksual yang dekat. Namun penting dipahami bahwa Cacar Monyet bukan eksklusif penyakit menular seksual.

Siapa pun yang berkontak langsung dengan lesi aktif penderita berisiko tertular tanpa memandang orientasi seksual. Mengaitkan Cacar Monyet hanya dengan kelompok tertentu adalah stigmatisasi yang tidak berdasar secara ilmiah.

Jika kamu terpapar virus Mpox atau Cacar Monyet, segera cari konsultasikan dengan dokter di fasilitas pelayanan kesehatan.

Segera cari bantuan medis darurat jika penderita Mpox mengalami kesulitan bernapas, penurunan kesadaran, lesi yang sangat luas dan menyebar cepat, demam >40°C, menggigil berat, lesi di mata yang disertai gangguan penglihatan, atau jika penderita adalah anak di bawah 8 tahun, ibu hamil, atau memiliki HIV tidak terkontrol.

Tags

Bagikan artikel

whatsapptwitterfacebooklinkedininstagram

Artikel terpopuler

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!

Kesehatan

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!...

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?

Kesehatan

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?...

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan Gejala

Kesehatan

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan...

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan Gejala

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?

Kesehatan

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?...

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?

CN
Penulis

dr. Iffah Rizqi Hasanah

"dr. Iffah adalah seorang dokter lulusan Universitas Bengkulu. Selain gemar menekuni perkembangan dunia kedokteran, dr. Iffah juga suka bereksperimen dengan resep-resep masakan sehat."

Artikel terkait
Tanda dan Gejala Kamu Memiliki Batu Ginjal

Kesehatan

Tanda dan Gejala Kamu Memiliki Batu Ginjal

Bagaimana Mencegah Kanker Payudara

Kesehatan

Bagaimana Mencegah Kanker Payudara

Mengenal Infeksi Saluran Kemih dan Penyebabnya

Kesehatan

Mengenal Infeksi Saluran Kemih dan Penyebabnya

Jenis-Jenis Batu Ginjal dan Penyebabnya

Kesehatan

Jenis-Jenis Batu Ginjal dan Penyebabnya

Bagaimana Metode Penyembuhan Ambeien?

Kesehatan

Bagaimana Metode Penyembuhan Ambeien?

Tanda-Tanda dan Gejala Flu Burung

Kesehatan

Tanda-Tanda dan Gejala Flu Burung